Sabtu, 29 Desember 2012

Duh , malangnya jagoku ....




Terletak di salah satu jalan di daerah kota lama  di seputar kawasan Gereja Blenduk ini sudah menjadi pasar yang terkenal dengan pasar ayam . Pasar ayam sudah ada sejak 7 tahun yang lalu tutur salah satu pedagang ayam petarung ini . Memang gang ini dipenuhi oleh ayam-ayam jago yang berjejer di kandang dan siap untuk diadu . Gagahnya Pejantan Jago ini terselip kepiluan didalamnya terlihat dari goresan luka yang menganga ditubuhnya . Menjadi saksi bisu penyiksaan pada hewan ini .

Para pecinta judi sabung ayam dari yang muda sampai yang tua sangat berkumpul di tempat ini . Terdapat tikar –tikar berwarna biru yang disediakan untuk mengadu para jagoan mereka .
Mereka menentukan sendiri seberapa keuntungan yang didapat jika memenangkan pertandingan ayam jago tersebut . Bisa puluhan ,ratusan , bahkan jutaan  rupiah ataupun Dengan waktu biasanya sekitar 10-15 menit mereka memulai peruntungan mereka melakukan judi sabung ayam . Berhentinya pertandingan ditentukan dengan ketika ayam telah luka-luka dan keluar dari area pertandingan .

Semakin sering menang maka harga ayam itupun akan semakin mahal . Harga ayam berkisar ratusan ribu sampai jutaan rupiah . Miris mengetahui judi sabung ayam ditengah arsitektur yang megah di kota Semarang ini .
Duh , malangnya sijago ini ,, ‘codet’ ditubuhnya yang banyak terlihat miris karena penyiksaan oleh manusia yang mengharapkan keuntungan dengan cara yang menyiksa ayam jago di sepanjang gang ini . Duh, malangnya jagoku ....(mellisa/29)

13 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, pastu endingnya, dilematis, antara menjaga tradisi (setahuku dulunya itu ajang sosialisasi masyarakat) dan pertimbangan keselamatan hewan., ckck

      Hapus
    2. iya diaaan , kasian ya malah jadi ajang cari duit sama oknum-oknum itu huhuhu

      Hapus
  2. OMG trnyata masih ada to judi sabung ayam d Semarang???!!!
    Baru tau aku malahan :o
    Hmmmm stuju sm comment d atas,dilematis antara jaga tradisi sm pnyiksaan hewan :(

    BalasHapus
  3. selalu gak setuju sama sabung ayam +.+ ayam juga punya perasaan :'

    BalasHapus
  4. Miris ngeliatnyaa jaman SMA sering banget lewat gang ituu, bau ayam sama rame banget orang berkerumun ngeliat sabung ayam, knp polisi diam aja ya? Bukannya sahung ayam itu termasuk judi?

    BalasHapus
  5. Iya kasus seperti ini sangat miris ,, antara tradisi dan penyiksaan hewan .. Iya polisi harusnya bertindak tegas untuk ini karena menurut Saya ini juga termasuk judi !!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih baik menghapuskan tradisi yang tidak baik :)

      Hapus
  6. kasian bangeet ayaamnya :( , padahal kan daerah situ deket sama kantor polisi ya huhuhu

    BalasHapus
  7. Polisi sebaiknya bertindak ,, ini judi ,, ini masalah masyarakat :)

    BalasHapus
  8. Pernah lewat daearh itu,kirain cuma tempat jual ayam.ternyata juga untuk judi sabung ayam.harusnya terkena perda.dimana pern pemerintah?
    kan tindakan melawan hukum..

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga pemkot segera menindaklanjuti hal semacam ini :)

      Hapus
  9. Ayam kok dibuat judi ,, bagaimana nasibnya bangsa ini ?? miris juga lokasinya deket ya ternyata sama kantor polisi...

    BalasHapus