Sabtu, 29 Desember 2012

AWAS !!! kejebak perang bambu runcing di kota lama !!!!



Semarang- Kota lama merupakan pesona dari kota Semarang . Terletak tak terlalu jauh dari pusat kota dan terletak di seputar kawasan Johar dan stasiun Tawang Kota lama menjadi spot apik di wilayah kota Semarang ini . Biasanya kota lama digunakan oleh orang –orang untuk berwisata , foto-foto , atau sekedar menghabiskan waktu luang . Sisa-sisa arsitektur bangunan peninggalan belanda menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun asing . Tata ruang kota lama dapat melukiskan pesona alamiah semarang tempo dulu .Selain untuk fotografi pesona kota lama mendapat perhatian lebih para sutradara dan produser film sebagai tempat pengambilan gambar yang menawan .

Setting tempat kota lama menggambarkan masa masa lampau sehingga cocok untuk film bergenre perjuangan tempo dulu . Beberapa waktu yang lalu kota lama menjadi salah satu tempat syuting film yang berjudul ‘Sang kyai’ .  film Sang Kyai  ingin menggambarkan kiprah KH Hasyim Asy’ari dan cara perjuangannya dalam mengusir penjajah dengan pendekatan spriritual. Sebab selama ini tak banyak orang yang tahu tentang perjuangan Kakek Gus Dur itu dalam menggerakkan ribuan santri melawan penjajah. Banyaknya tokoh film yang menggunakan bambu runcing menjadi hiburan tersendiri bagi warga sekitar Semarang. 

Kepadatan lalu lintas terlihat di seputar area syuting film ini mengingat penutupan jalan terkait dengan film ini . Kemacetan di beberapa titik kota lama dan banyak kendaraan bermotor yang berhenti untuk menyaksikan proses syuting film “Sang Kyai’ ini .
“Saya sangat terhibur menyaksikan proses syuting ini , bawa bambu runcing seperti masa penjajahan dahulu , tutur seorang Hasimah , seorang nenek yang menyaksikan syuting bersama cucunya yang berumur 4 tahun .
Semoga kota lama menjadi salah satu peninggalan budaya yang dapat selalu terjaga dan dapat menjadi objek wisata bagi warga Semarang (mellisa/29)

Duh , malangnya jagoku ....




Terletak di salah satu jalan di daerah kota lama  di seputar kawasan Gereja Blenduk ini sudah menjadi pasar yang terkenal dengan pasar ayam . Pasar ayam sudah ada sejak 7 tahun yang lalu tutur salah satu pedagang ayam petarung ini . Memang gang ini dipenuhi oleh ayam-ayam jago yang berjejer di kandang dan siap untuk diadu . Gagahnya Pejantan Jago ini terselip kepiluan didalamnya terlihat dari goresan luka yang menganga ditubuhnya . Menjadi saksi bisu penyiksaan pada hewan ini .

Para pecinta judi sabung ayam dari yang muda sampai yang tua sangat berkumpul di tempat ini . Terdapat tikar –tikar berwarna biru yang disediakan untuk mengadu para jagoan mereka .
Mereka menentukan sendiri seberapa keuntungan yang didapat jika memenangkan pertandingan ayam jago tersebut . Bisa puluhan ,ratusan , bahkan jutaan  rupiah ataupun Dengan waktu biasanya sekitar 10-15 menit mereka memulai peruntungan mereka melakukan judi sabung ayam . Berhentinya pertandingan ditentukan dengan ketika ayam telah luka-luka dan keluar dari area pertandingan .

Semakin sering menang maka harga ayam itupun akan semakin mahal . Harga ayam berkisar ratusan ribu sampai jutaan rupiah . Miris mengetahui judi sabung ayam ditengah arsitektur yang megah di kota Semarang ini .
Duh , malangnya sijago ini ,, ‘codet’ ditubuhnya yang banyak terlihat miris karena penyiksaan oleh manusia yang mengharapkan keuntungan dengan cara yang menyiksa ayam jago di sepanjang gang ini . Duh, malangnya jagoku ....(mellisa/29)

Paduan Suara UNDIP ngamen goes to International



Semarang - Aksi ngamen ala paduan suara lengkap dengan koreografi cantik di Jalan Pahlawan oleh Paduan Suara Mahasiswa UNDIP


 Paduan Suara Mahasiswa UNDIP setiap Sabtu malam pada pukul 19.30-22.00 mempunyai rutinitas kegiatan ngamen disepanjang jalan Pahlawan . Terhitung sejak keberangkatannya menuju Vietnam Maret 2011 silam dan berlanjut untuk mencari dana guna mengikuti festival paduan suara tingkat Internasional di Ghuangzhou China pada November 2012 serta untuk rencana kegiatan mereka pada tahun 2013.
            Ajang tersebut bertajuk 1st Xianghai Prize International Choir Championships.Kegiatan besutan Interkultur ini mengundang  paduan suara dari seluruh dunia untuk berkompetisi dalam sebuah festival paduan suara tingkat dunia dengan kegiatan konser persahabatan, konser perayaan dan konser pertunjukan. Pada kompetisi itu mereka mengikuti 3 kategori yaitu kategori mixed  , pop , dan folklore .Dan mendapatkan gold untuk kategori mixed dan pop serta platinum di kategori folklore .
            Albin ketua psm Undip memaparkan “Untuk kompetisi ini kami membutuhkan dana ratusan juta rupiah, lumayan dapet tujuh ratus ribuan kalo sedang rame dan 400an kalo sedang sepi,Alhamdulillah malam ini dapet 717.700 rupiah” .
Dalam aksinya mereka berkelompok seperti saat mereka berlatih . Beranggotakan 43 orang menyanyikan lagu pop dan daerah secara paduan suara . Biasanya setiap lagu berdurasi 2-3 menit dan disajikan cantik dengan koreografi . Sembari menyanyi 1 orang anggota akan berjalan meminta donasi . Aksi mereka memang unik dan banyak diabadikan oleh kamera hp para pemuda yang menghabiskan  Sabtu malam mereka di jalan pahlawan . “Capek juga memutari pahlawan dengan 20 aksi menyanyi lengkap dengan koreonya , keringetan tapi seneng daripada galau di rumah ” , celetuk Bitinia anggota PSM UNDIP .
Selain mengamen mereka juga mengadakan aksi berjualan baju bekas atau biasa disebut ngawul di depan stadion diponegoro Semarang setiap Minggu pagi . Kami menerima donasi dan meminta dukungan serta doa untuk kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Untuk rencana selanjutnya PSM UNDIP berencana untuk mengikuti kompetisi di negara lainnya . Tradisi ngamen dan ngawul akan terus berjalan . Jika anda penasaran dapat mendatangi tempat latian mereka di UNDIP Tembalang atau di jalan Pahlawan setiap hari Sabtu malam J (mellisa /29)

Musim hujan , waspadai banjir dan lubang !!!


Semarang – Sejak dulu sampai sekarang memang terkenal dengan sebutan semarang kaline banjir  . Musim hujan mulai datang menghampiri Indonesia tidak terkecuali kota Semarang . Kota Semarang merupakan kota yang sering dihampiri banjir dibeberapa daerah di Semarang bawah. Berikut adalah daerah rawan banjir di kota Semarang : Jalan Imam Bonjol ,Kali Gawe, Perumahan genuk Indah, Jalan gajah raya ,Stasiun Tawang ,Tanah Mas ,Tlogosari ,Pedurungan,Pasar johar, Simpang Lima , Pahlawan. 

Hampir setiap hari Semarang diguyur hujan baik siang maupun petang . Intensitas curah hujan yang tinggi di bulan desember - april mewajibkan warga Semarang yang sudah langganan banjir untuk prepare angkut-angkut barang dan mengamankan segala macam elektronik di rumah . Antisipasi sejak dini baik dilakukan oleh warga sebelum kerugian material mendera . Selain melindungi barang anda , bagi anda yang memiliki anak kecil wajib hukumnya mengawasi mereka dengan benar karena banyak kasus anak balita yang jatuh keselokan ketika banjir melanda wilayah pemukiman mereka . Kewaspadaan terhadap anak-anak untuk tetap dalam jangkauan pengawasan sangat penting .

Selain  menghambat aktivitas di luar yang terganggu karena cuaca hujan ini , banjir juga membuat kemacetan . Serta rawannya kecelakaan karena lubang besar yang tertutup air banjir . Untuk itu warga Semarang dihimbau untuk berhati- hati terutama bagi pengendara sepeda motor karena musim hujan juga memperparah keadaan jalan . Bayak jalanan yang berlubang dan membahayakan para pengendara sepeda motor karena banjir yang menutupi lubang di jalanan . Pemkot dan insinyur Pekerjaan Umum semoga dapat menyelesaikan masalah ini dengan segera . Bagi para pengendara motor  tetaplah jaga kecepatan berkendara anda dan berhati-hatilah waspada banjir J